DATA ALUMNI SISWA MTs. NURUL QUR'AN PAGUTAN
Nurul Qur'an Pagutan
Nurul Qur'an Pagutan merupakan Salah Satu Pondok Pesantren yang ada di Pagutan tepatnya di Presak Timur. Yang didirikan oleh Al-Magfurlah TGH. Mustadjab
Minggu, 05 Juli 2026
Minggu, 28 Januari 2018
VIDEO HAUL AL-MAGFURLAH TGH. MUSTAJAB
Kumpulan Arsip Video Haul TGH. Mustajab dan Mengenang TGH. Ahmad mali & TGH. Abdul Hamid. Arsip video ini diambil dari Youtube yang di upload oleh Crocodile Stone.
SELAMAT MENYAKSIKAN.
HAUL KE-44 TAHUN 2013
Video Selanjutnya....
Minggu, 21 Januari 2018
Sanad Ilmu Fikih Nahdlatul Ulama Sampai Kepada Rasulullah
Pentingnya Sanad Ilmu
Dari Abdullah ibn Mas’ud ra., Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah (yang hidup) di zamanku, kemudian orang-orang setelahnya, kemudian orang-orang setelahnya”. (HR. Bukhari, No. 2652, Muslim, No. 6635).
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menguraikan Al Qur’an dengan akal pikirannya sendiri (tanpa guru) dan merasa benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan.”. (HR. Ahmad)
Ibnul Mubarak berkata: ”Sanad merupakan bagian dari agama, kalaulah bukan karena sanad, maka pasti akan bisa berkata siapa saja yang mau dengan apa saja yang diinginkannya.” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Muqoddimah kitab Shahihnya 1/47 No. 32 ).
Kamis, 11 Januari 2018
TGH. Abhar Muhyiddin
TGH. Abhar Muhyiddin adalah Salah satu Ulama kharismatik di Lombok, Beliau lahir pada tanggal 31 Desember 1926 di Pagutan. Beliau adalah putra TGH. Muhyiddin, cucu TGH. Abdul Hamid salah seorang tuan guru yang berjasa besar dalam pengembangan Islam di kawasan Pagutan dan sekitarnya pada abad ke-19. Oleh Masyarakat Pagutan nama TGH Abdul Hamid terpatri menjadi nama Masjid Pusaka dengan nama Masjid Al Hamidy.
TGH. Abhar memulai riwayat pendidikannya Sekolah Rakyat (SR) di Pagutan, dan mengantarkannya sebagai generasi terdidik. Tamat dari SR,Beliau melanjutkan ke Darul Ulum Ampenan, sebuah Madrasah setingkat MA yang cukup disegani kala itu karena intensitasnya dalam mengkader anak-anak muda. Di Darul Ulum, Abhar Muda menimba ilmu selama 12 tahun dibawah asuhan guru besar Sayyid Abdurrahman Assegaf (Bandung) lulusan Universitas Al-Azhar Kairo.
Selesai di Ampenan, beliau ingin mendalami ilmu agama lebih jauh. Bersama dengan TGH. Saleh Hambali Bengkel, keduanya berangkat ke Jombang untuk berguru kepada KH. Musta’in Romli dalam bidang tasawuf, yaitu dengan menekuni tarekat Qadiriyah.
Rabu, 10 April 2013
KH A. MUHAIMIN BIN ABDUL AZIZ LASEM
Adalah A. Muhaimin, lahir di Lasem Kab. Rembang Jawa Tengah pada 1890 M dari ayah Kiai Abdul Aziz dan ibu Mukminah binti Mahali. Ia adalah menantu Kiai Chasbullah, ayah KH Wahab Chasbullah. Setelah isteri pertamanya wafat, ia diambil menantu oleh Hadratusysyaikh Hasyim Asy’ari Tebuireng, dinikahkan dengan putrinya, Nyai Khoiriyyah Hasyim.
Kiai Muhaimin memulai pendidikan dini agama dengan ayahnya, Kiai Abdul Aziz. Kemudian masa remaja belajar ke Kiai Umar Pondok Pesantren Sarang bersama kedua adiknya antara lain Suyuthi. Ia kemudian Kiai Muhaimin melanjutkan belajar ke Kiai Chasbullah Tambakberas Jombang sambil mengajar. Akhirnya ia diambil menantu oleh Kiai Chasbullah,
Kiai Muhaimin memulai pendidikan dini agama dengan ayahnya, Kiai Abdul Aziz. Kemudian masa remaja belajar ke Kiai Umar Pondok Pesantren Sarang bersama kedua adiknya antara lain Suyuthi. Ia kemudian Kiai Muhaimin melanjutkan belajar ke Kiai Chasbullah Tambakberas Jombang sambil mengajar. Akhirnya ia diambil menantu oleh Kiai Chasbullah,
Langganan:
Postingan (Atom)



