Pesan Berjalan

MTs. Nurul Qur'an Pagutan Maju terus dan Berkembang. Kebiasaan adalah watak yang kedua..... Kuasai pikiranmu, kamu akan dapat melakukan apapun yang kamu inginkan dengan pikiran tersebut... Anda dapat mengubah siapa Anda, dengan mengubah apa yang masuk dalam pikiran Anda.... Jauh di dalam diri manusia, berdiamlah kekuatan yang sedang tidur, kekuatan yang akan mempesona yang tidak pernah diimpikan, Kekuatan yang akan merevolusi kehidupannya jika dibangkitkan dan diwujudkan dalam tindakan....
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Januari 2018

Sanad Ilmu Fikih Nahdlatul Ulama Sampai Kepada Rasulullah

Pentingnya Sanad Ilmu

Dari Abdullah ibn Mas’ud ra., Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah (yang hidup) di zamanku, kemudian orang-orang setelahnya, kemudian orang-orang setelahnya”. (HR. Bukhari, No. 2652, Muslim, No. 6635). 

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menguraikan Al Qur’an dengan akal pikirannya sendiri (tanpa guru) dan merasa benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan.”. (HR. Ahmad)

Ibnul Mubarak berkata: ”Sanad merupakan bagian dari agama, kalaulah bukan karena sanad, maka pasti akan bisa berkata siapa saja yang mau dengan apa saja yang diinginkannya.” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Muqoddimah kitab Shahihnya 1/47 No. 32 ).

Rabu, 10 April 2013

KH A. MUHAIMIN BIN ABDUL AZIZ LASEM

Adalah A. Muhaimin, lahir di Lasem Kab. Rembang Jawa Tengah pada 1890 M dari ayah Kiai Abdul Aziz dan ibu Mukminah binti Mahali. Ia adalah menantu Kiai Chasbullah, ayah KH Wahab Chasbullah. Setelah isteri pertamanya wafat, ia diambil menantu oleh Hadratusysyaikh Hasyim Asy’ari  Tebuireng, dinikahkan dengan putrinya, Nyai Khoiriyyah Hasyim.

Kiai Muhaimin memulai pendidikan dini agama dengan ayahnya, Kiai Abdul Aziz. Kemudian masa remaja belajar ke Kiai Umar Pondok Pesantren Sarang bersama kedua adiknya antara lain Suyuthi. Ia kemudian Kiai Muhaimin melanjutkan belajar ke Kiai Chasbullah Tambakberas Jombang sambil mengajar. Akhirnya ia diambil menantu oleh Kiai Chasbullah,

Beginilah Modus Upaya Perebutan Masjid NU

Jakarta, NU Online
Warga NU telah tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Mereka berdakwah dengan membangun masjid, musholla serta madrasah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan iman umat Islam sejak sebelum kemerdekaan Indonesia.

Dengan terbukanya Indonesia, bermunculan kelompok Islam baru yang berusaha mengembangkan ajaran mereka di Indonesia. Bukannya berdakwah kepada mereka yang belum berislam, mereka malah menyalahkan kelompok lain dengan menuduhnya bid’ah, khurafat, bahkan mengkafirkan dan mengklaim hanya aliran mereka sendiri yang benar.

Rabu, 27 Maret 2013

Berkarakter Aswaja untuk Generasi Profesional dan Bermoral


Bantul, NU Online
Mendekati usia dua windu, SMK Ma’arif 1 Kretek terus berbenah guna mencapai pengembangan mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan di era globalisasi yang berorientasi pada peningkatan keunggulan dan kompetitif.

SMK merupakan lembaga pendidikan yang memiliki misi menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang mampu mengisi lapangan kerja dan berkualitas profesional yang diharapkan mampu berperan sebagai alat unggulan bagi industri-industri Indonesia dalam menghadapi persaingan global.


Fasilitas dan teknologi mutakhir dihadirkan di SMK yang berdiri sejak tahun 1997 ini guna mencetak alumni menjadi tenaga ahli yang handal. Hingga kini sekolah ini berkonsentrasi untuk melahirkan alumni yang memiliki kompetensi di bidang otomotif dan tata busana.

Minggu, 24 Maret 2013

Paham Keagamaan NU dibanggakan Penasihat Raja Maroko



Rabat, NU Online
Jumat (22/3) kemarin, rombongan delegasi PBNU yang di wakili oleh KH Musthafa Aqil (Katib Syuriyah PBNU), KH  Zulfa Musthafa (Ketua LBM), KH Mahfudz  Asirun dan  Doktor H Nasrullah Jasam telah mengadakan pertemuan dengan jajaran petinggi kementrian wakaf  di Rabat dan disambut baik oleh Dirjen Urusan Agama Islam Dr. Ahmed Kostas.

"Nahdlatul Ulama itu mempunyai paham kegamaan dengan kami, tentu kami ke depan akan lebih pererat lagi hubungan ini," ujar Dr. Ahmed Kostas.

Pada hari yang sama kunjungan

Minggu, 10 Februari 2013

PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI LINGKUNGAN LEMBAGA PENDIDIKAN MA'ARIF NAHDLATUL ULAMA



Bismillahirrahmanirrahim


PENDAHULUAN
  1. a)    Pembangunan Nasional di bidang pendidikan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang bermartabat dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merdeka, berdaulat, bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana pri-kehidupan bangsa yang aman, tenteram, tertib merdeka, bersahabat, tertib dan damai.
  2. b)    Dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradaban serta kesejahteraan umat manusia, sehingga dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa tersebut, system pendidikan nasional harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia.
  3. c)    Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU) mempunyai taggungjawab dan mengemban tugas mulia untuk mengembangkan pendidikan Islam yang berhaluan

BELAJAR SAMPAI KE NEGERI CINA

"Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan (potensi) dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,………" (UU No. 20/2003 tentang SPN).
Tidak sedikit masyarakat dunia saat ini perhatiannya terpusat ke kota London. Tempat diselenggarakannya Olimpiade 2012 yang dimulai pada tanggal 27 Juli-12 Agustus 2012. Disamping sebagai ajang pebuktian ketangkasan, even ini juga dianggap menjadi pembuktian keberhasilan pembinaan – pendidikan – yang dilakukan oleh masing-masing negara peserta. Jika dianalogikan, olimpiade ini diumpamakan sebagai 'UN-nya' negara. Kualitas pendidikan yang dijalankan di masing-masing negara diuji dengan berbagai perlombaan. Dan pada akhirnya, melalui perolehan medali akan diketahui, negara mana yang paling efektif dan efisien dalam megolah dan mengembangkan potensi warga negaranya. Setiap bangsa berharap negaranya mampu mengukir prestasi gemilang yang membanggakan. Begitupula dengan kita, bangsa Indonesia. Olimpiade London 2012 kali ini juga sebagai ajang pembuktian. Sejauh mana pemerintah kita ‘tangkas’ menangkap dan mengolah potensi warga negara yang berjumlah + 235 juta jiwa ini menjadi individu berkualitas. Melalui system pendidikan nasional diharapkan pemerintah mampu secara efektif dan efisien mengolah dan mengembangkan potensi yang dimiliki bangsa Indonesia. Sejauh ini, laporan london2012.com (30/07/2012) merilis, Cina mendominasi perolehan medali, dengan total 9 medali (6 emas, 1 perak, 2 perunggu). Perkembangan ini memantapkan mereka

WAHABI GUNAKAN ISTILAH SALAFI UNTUK MENGELABUHI

Jombang, NU Online
Kalangan penganut ajaran gerakan Wahabi di Indonesia dan di dunia lebih senang menyebut dirinya sebagai penganut ajaran gerakan Salafi. Padahal dua istilah ini sangat berbeda satu dengan yang lain.

Gerakan Wahabi dinisbatkan kepada ajaran Syech Muhammad Bin Abdul Wahab, sedangkan ajaran Salafi merujuk kepada ajaran yang dikembangkan Imam Ahmad Bin Hambal, salah satu Imam Madzhab yang diikuti oleh pengikut ajaran Ahlissunnah Wal Jamaah. Pengikut ajaran yang terakhir ini sering disebut sebagai Salafiyun.

Penggunaan sebutan Salafi yang digunakan oleh pengikut Wahabi, bukanlah sesuatu yang tidak disengaja. Tetapi digunakan untuk mengelabuhi, agar seolah-olah mereka menjadi bagian dari ajaran Ahlussunah Wal Jamaah (Aswaja) sehingga mereka bisa masuk dengan mudah ke dalam kantong-kantong pengikut ajaran Aswaja yang menjadi mayoritas di dunia, khususnya di Indonesia.

DAURAH AWAJA: DAKWAH KITA MASIH KONVENSIONAL

Mojokerto, NU Online
Mengapa banyak mahasiswa terpukau dengan dakwah aktifis kampus fundamentalis? Sudah saatnya dilakukan perubahan agar kemasan dakwah di kampus bisa lebih menarik. 

KH Muhyiddin Abdusshomad, Rais Syuriyah PCNU Jember itu menyampaikan keprihatinannya pada acara Daurah Kader Aswaja yang diselenggarakan Aswaja Center PCNU Mojokerto, Ahad (10/2).

Kiai Muhyidin mengkritisi kemasan dakwah yang dilakukan kalangan Islam tradisionalis yang cenderung monoton atau konvensional dan kurang menarik. “Bagaimana kita mampu mengajak orang lain agar tertarik dan simpatik dengan ajakan kita kalau tidak ada perubahan dari sisi penampilan dan isi dakwah,” katanya.

Sekedar memberikan ilustrasi, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jember ini mencoba membandingkan toko tradisional dengan mini market yang kini tengah menjamur di masyarakat. “Mengapa masyarakat lebih senang belanja di super market terkenal dan malas untuk membeli barang di toko sebelah rumah?” katanya balik bertanya kepada peserta.

“Kalau kita tanyakan, ternyata bukan karena faktor harga,” lanjutnya. Malah bisa jadi, antara harga barang di toko sebelah yang dikelola ala kadarnya dengan

Minggu, 03 Februari 2013

Rambu-Rambu Perayaan Maulid Nabi


Merayakan hari kelairan Rasulullah saw yang dalam tradisi kita sering disebut maulid/maulidan, merupakan amal kebajikan. Jika amal ini disetai dengan keihklasan dan niat yang lurus akan menjelma sebagai sebuah ibadah yang nilai pahalanya dijanjikan oleh Allah swt. 
Maksud niat yang lurus adalah merayakan dengan penuh rasa kegembiraan dan kecintaan atas kelahiran Rasulullah saw. Sebagaimana keterangan Ibn Taimiyah yang dikutip Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki , yaitu:

يَقُوْلُ اِبْنُ تَيْمِيَّة قَدْ يُثَابُ بَعْضُ النَّاسِ عَلَي فِعْلِ الْمَوْلِدِ وَكَذَلِكَ مَا يُحْدِثُهُ بَعْض النَّاسِ إمَّا مُضَاهَاة لِلنَّصَارَى فِى مِيْلاَدِ عِيْسَى عليه السلام وَإمَّا مَحَبَّةٌ لِلنَّبي صلي الله عليه وسلم وَتَعْظِيْمًالَهُ وَالله قَدْ يُثِيْبُهُمْ عَلَى هَذِهِ الْمَحَبَّةِ وَالاجْتِهَادِ لاَ عَلَى  الْبِدَعِ.
Ibn Taimiyyah berkata, “orang-orang yang melaksanakan perayaan Maulid Nabi akan diberi pahala. Demikian pula apa yang dilakukan oleh sebagian orang. Adakalanya bertujuan meniru di kalangan Nasrani yang memperingati kelahiran Isa AS, dan adakalanya juga dilakukan sebagai ekspresi rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad. Allah Ta’ala akan memberi pahala kepada mereka atas kecintaan mereka kepada Nabi mereka, bukan  atas bid’ah yang mereka lakukan.”(Manhajus Salaf fi Fahmin Nushush Bainan Nadzariyyat wat Tathbiq, h. 399)
Sebagai amal yang baik tentunya perayaan maulid harus bersih

TIGA JENIS JENGGOT

 Pada sebuah forum, Kiai Masdar berkali-kali menyebut jenggot dengan kesan negatif. Jenggot adalah aksesoris orang-orang kolot. Jenggot adalah tren pencitraan kaum salafi yang tidak keren.

Di sela kerumunan jamaah, samar-samar terlihat kiai NU berjenggot menatapnya serius. Khusyuk menyimak. Tapi sorot matanya ganjil.

Kiai Masdar akhirnya sadar, pernyataannya soal ”jenggot” masih butuh syarah. Segera ia menyusuli ceramahnya, ”Jenggot itutsalatsatu anwa’in (jenggot terdiri dari tiga jenis).”

”Pertama,

CARA HARUN AR-RASYID MENDIDIK ANAKNYA

Di bawah kepemimpinan Harun Ar-Rasyid (786-809 M), Khalifah kelima Dinasti Abbasyiyah, umat Islam mengalami masa keemasannya. Seluruh penerjemah Muslim, Yahudi dan Kristen berkumpul di Baghdad untuk mengalihbahasakan naskah-naskah ilmu pengetahuan dari bahasa asing ke dalam bahasa Arab.



Pusat-pusat kajian digalakkan oleh pemerintah sementara para ulama dan intelektual rajin menulis karya-karya mereka. Baghdad menjadi tujuan belajar dan detak jantung peradaban dunia. Di masa ini ilmu sangat dihargai dan para ilmuan mendapatkan perlakuan yang istimewa oleh masyarakat bahkan oleh Khalifah Abbasyiah sendiri.

Khalifah dan para Wazir menyerahkan anak-anak mereka kepada para ulama dan ilmuwan Islam untuk diasah akal dan moralnya. Di hadapan para ulama dan imuwan muslim,

KELAHIRAN NABI ANUGRAH TERBESAR


Bulan Rabiul awal yang biasa disebut bulan maulid adalah bulan yang tidak pernah terlupakan oleh orang muslim, karena pada bulan ini seorang putra terbaik dari Bani Hasyim Bangsa Arab, sesosok pemuda teladan yang kemudian menjadi pemimpin terbesar dunia telah dilahirkan, tepatnya pada hari Senin tanggal 12 Rabiul awal, bertepatan dengan 20 April 571 M.
Muhammad, nama ini selalu dikenal seantero penjuru dunia. Dia telah berhasil merubah  wajah dunia menjadi bermakna, dari gelap menjadi terang, dari kebodohan menjadi berperadaban. Dialah seorang yang telah mengantarkan manusia kepada nilai kemanusiaannya yang tinggi, dialah yang telah mengembalikan manusia kepada keberadaan yang sebenarnya yaitu mulia dan sempurna sebagaimana pertama kali dimaksudkan.
Beberapa peristiwa luar biasa mengiringi kelahiran beliau, diantaranya adalah

Minggu, 27 Mei 2012

Dwonload Islami (Ebook,Video dan Audio)

Disini ada beberapa ebook, video dan audio yang kami ambil dari web kitab kaslik, silahkan anda bisa mendwonload sepuasnya, link dwonloadnya ada di http://www.4shared.com/  . Semoga semua ini bisa menjadi sesuat yang bisa kita gunakan dengan sebaik-baiknya. kurang lebihnya kami minta maaf.


Indonesian Books



disini kami sediakan link dwonload untuk video dan audio

Minggu, 04 Desember 2011

DRAFT KEGIATAN HAUL AL-MAGHFURULLAH TGH. MUSTAJAB KE-42 TAHUN 2011

Bismillahirrahmanirrahim,
Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan seluruh Alam. Sholawat serta samam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah SAW, sahabat serta seluruh pengikutnya yang selalu setia sampai akhir zaman.

Rabu, 16 Maret 2011

Kesaksian Petinggi Muhammadiyah tentang Kewalian Gus Dur

Jakarta, NU Online
Meskipun di depan publik NU dan Muhammadiyah sering dianggap berseberangan, tapi faktanya diantara tokoh dan petingginya sendiri terjalin keakraban dengan tetap menghormati perbedaan pandangan masing-masing.

Diantara tokoh Muhammadiyah yang pernah menyaksikan 
sisi “linuwih” Gus Dur adalah Syafii Maarif, mantan ketua umum PP Muhammadiyah dan Mukthie Fadjar seperti disampaikan oleh Mahfud MD dalam bukunya“Setahun Bersama Gus Dur: Kenangan Menjadi Menteri di saat Sulit”

Keajaiban Dunia Ketika Kelahiran Rasulullah Sayyidina Muhammad

Kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. pa da 12 Rabiulawal, Tahun Gajah di Mekah al-Mukarramah sebagai pembuka rahmat di pelosok alam semesta.
Kelahiran baginda menjadi seribu satu tanda bahwa baginda akan menjadi utusan terakhir dalam menyampaikan risalah Islam. Ia merupakan peristiwa utama dalam sejarah Islam.
Baginda mempunyai kelebihan luar biasa, bukan saja dilihat dalam konteks sebelum kelahirannya tetapi dalam konteks semasa dan selepas dilahirkan. Peristiwa luar biasa ini disebut sebagai Irhas.